Klasifikasi Makhluk Hidup Menurut Ahli Biologi

Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi Makhluk Hidup adalah cara Ahli Biologi dalam mengkategorikan dan membedakan spesies-spesies biologis yang ada baik yang masih hidup maupun yang punah. Klasifikasi yang sekarang ini berakar dari konsep yang dibawa Carolus Linnaeus. Dia mengelompokan spesies berdasarkan kesamaan fisik. Lalu pengelompokan itu direvisi sejak dia masih hidup untuk menjaga konsistensi asas sifat umum yang dibawa Charles Darwin.

Klasifikasi makhluk hidup tersusun atas klasifikasi yang paling luas atau tinggi hingga klasifikasi paling sempit atau rendah. Klasifikasi tersebut berurutan dari

  1. Domain,
  2. Kingdom,
  3. Filum (hewan) atau Divisio (tumbuhan),
  4. Kelas,
  5. Familia (suku),
  6. Genus, dan terakhir yaitu
  7. spesies.

Tujuan dari klasifikasi makhluk hidup ini adalah untuk memudahkan dalam mengenali dan membandingkan berbagai macam makhluk hidup. Membandingkan di sini berarti kita melihat persamaan dan perbedaan antar makhluk hidup.

Selain berdasarkan berdasarkan Carolus Linnaeus di atas, klasifikasi makhluk hidup juga bisa dilakukan dengan melihat persamaannya. Contohnya kita bisa mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan manfaatnya, ukurannya, tempat hidupnya, dan jenis makanannya. Berikut adalah beberapa contoh di antaranya:

Berdasarkan Manfaatnya : Tanaman ada yang diklasifikan berdasarkan manfaatnya seperti tanaman sandang, tanaman obat, tanaman hias, tanaman pangan, dan lain-lain.

Berdasarkan Ukurannya: Tanaman ada yang diklasifikan berdasarkan ukurannya seperti tanaman pohoh, semak, dan perdu.

Berdasarkan Tempat Hidupnya: Tanaman ada yang diklasifikasikan berdasarkan tempat hidupnya seperti tanaman yang hidup di tempat berair (hidrofit), tanaman yang hidup di tempat lembap (higrofit), dan tanaman yang hidup di tempat kering (xerofit).

Berdasarkan Jenis Makanannya: Hewan ada yang diklasifikasikan berdasarkan jenis makanannya seperti pemakan daging (carnivora), pemakan tumbuhan (herbivora), dan pemakan segala (omnivora). Sedangkan tumbuhan mengkonsumi nutrisi dari tanah. Adapun yang hidroponik menggunakan nutrisi hidroponik – jual nutrisi hidroponik.

Sekarang mari kita bahas klasifikasi makhluk hidup berdasarkan pengemabangan dari konsep Carolus Linnaeus di atas:

Klasifikasi Makhluk Hidup berdasarkan Domain

berdasarkan domainnya, makhluk hidup dibagi menjadi 3 yaitu sebagai berikut:

  1. Archaea (Archaebacteria)
  2. Bacteria (Eubacteria)
  3. Eukariota (termasuk fungi, hewan, tumbuhan, dan protista)

Ketiga domain tersebut dibedakan berdasarkan 4 hal. Empat hal tersebut adalah:

  1. Membran nukleus, (Arcahea: tidak ada, Eubacteria: tidak ada, Eukariota: ada)
  2. Organel yang terbungkus dalam membran, (Arcahea: tidak ada, Eubacteria: tidak ada, Eukariota: ada)
  3. Peptidoglikan dalam dinding sel, (Arcahea: tidak ada, Eubacteria: ada, Eukariota: tidak ada)
  4. Respon terhadap antibiotik. (Arcahea: tidak terhambat, Eubacteria: terhambat, Eukariota: tidak terhambat)

Klasifikasi Makhluk Hidup berdasarkan Kingdom

Klasifikasi berdasarkan kingdom mengalami beberapa revisi. Hingga pada tahun 2004, ditetapkan kingdom menjadi berjumlah 2004 menurut klasifikasi Cavalier-Smith, yakni:

  1. Bacteria
  2. Protozoa
  3. Chromista
  4. Fungi
  5. Plantae
  6. Animalia

Contoh Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi Makhluk Hidup

Contoh dari spesies jamur adalah jamur cordyceps unilateralis. Contoh lengkap klasifikasi makhluk hidup dari jamur ini adalah sebagai berikut:

  • Kingdom: Fungi
  • Divisio: Ascomycota
  • Kelas: Sordariomycetes
  • Ordo: Hypocreales
  • Family: Cordycipitaceae
  • Genus: Cordyceps
  • Spesies: Cordyceps Uniletralis

Genus cordyceps ini telah memiliki sekitar 400 spesies yang tersebar di Asia (seperti Cina, Jepang, Nepal, Bhutan, Vietnam, Korea, dan Thailand).

Nama Cordyceps sendiri berasal dari bahasa yunani yaitu “kordyle” yang berarti club. Dan dikombinasikan dengan bahasa latin “-ceps” yang berarti kepala.

Seperti itulah sekilas tentang klasifikasi mahluk hidup, Semoga bermanfaat dan artikel ini bisa diupdate agar lebih lengkap.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>