Kematian dan Produktivitas

Kematian dan Produktivitas

Berikut adalah kumpulan – kumpulan kutipan yang bisa dijadikan mindset dalam memandang kematian dari sudut produktivitas, let’s cekidot :

  1. Orang yang cerdas adalah orang yang menyadari adanya limit waktu (Dr. Muinudinillah Basri, M.A.).
  2.  Jika kiamat tiba, sedangkan di tangan kalian masih ada sebutir kurma sedang dia mampu untuk menanamnya , maka hendaklah ia menanamya saat itu juga (H.r. Bukhari dan Ahmad).
  3. Orang yang cendikia adalah orang yang mengkoreksi dirinya dan mempersiapkan amal untuk bekal sesudah mati. Dan orang yang bodoh adalah orang yang selalu menurutkan hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah (H.r. Tirmidzi)
  4. Barangsiapa masuk ke dalam kubur tanpa membawa bekal , tak ubahnya menyeberangi lautan tanpa perahu (Abu Bakar ash-Shidiq r.a)
  5. Barangsiapa meminta syahid di jalan Allah dengan jujur, maka Allah akan menempatkannya pada derajat syuhada, meskipun dia mati di atas tempat tidurnya (H.r. Muslim)
  6. Baransiapa yang menjadikan kematian sebagai fokus perhatiannya, maka ia tidak lagi peduli terhadap kesempitan dunia maupun kelapangannya (Syumaith bin Ajlan)
  7. Orang yang gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan (anonim).
  8. Setiap malam, ketika saya tidur, saya mati. Dan di esok paginya, ketika saya bangun, saya terlahir kembali (Mahatma Gandhi).
  9. Kematian bukanlah lawan dari kehidupan, tetapi bagian dari itu (Haruki Murakami).
  10. Tidak ada orang yang tahu bagaimana dia hidup sampai dia tahu untuk apa dia mati (Martin Luther King Jr.)
  11. It’s better to burn out than to fade away (Neil Young)
  12. Jika kamu belum menemukan sesuatu yang kamu rela mati untuknya, kamu belum pas untuk hidup (anonim)

Dan Sebagai pamungkans :

Mengingat bahwa saya akan mati sebentar lagi adalah alat yang paling penting yang pernah kutemukan untuk membuat keputusan penting dalam hidupku.

Hampir seluruhnya – semua ekspektasi luar, semua kebanggaan, semua kekhawatiran terhadap keadaan memalukan atau kegagalan – hal-hal tersebut runtuh di hadapan kematian, meninggalkan apa yang benar-benar penting.

Mengingat bahwa kau akan mati adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan pikiran bahwa kau punya sesuatu yang bisa hilang. Kamu sudah telanjang, TIDAK ADA ALASAN UNTUK TIDAK MENGIKUTI HATIMU. (Steve Jobs)

Sumber Kutipan :

Deadline Your Life karya Solikhin Abu Izzudin

Goodreads.com

Islamandpsychology.blogpsot.com

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>